Otonomidaerah kini genap 26 tahun. Banyak hal yang terjadi selama 2 dasawarsa ini. Ada hal yang positif, ada juga yang negatif. Semua jadi bekal pembelajaran untuk menjadi lebih baik. Sejarah Otonomi Daerah di Indonesia dimulai pada tahun 1903, kolonial Belanda mengeluarkan Staatsblaad Nomor 329 yang memberi peluang dibentuknya satuan

Pandanganini diciptakan oleh pengalaman sejarah selama masa Orde Baru di mana sentralisme membawa banyak akibat merugikan bagi daerah. Sayang, situasi ini mengecilkan kesempatan dikembangkannya suatu diskusi yang sehat bagaimana sebaiknya desentralisasi dikembangkan di Indonesia. Jiwa desentralisasi di Indonesia adalah "melepaskan diri

perubahanparadigma kekuasaan yang semula sentralisasi di era reformasi ini membawa 61 Samin Ramzi, Reformasi Birokrasi. Jurnal Fisip Umrah Volume 2 Nomor 2, 2011 hlm 172. mendasarkan asumsinya terhadap bagaimana birokrasi seharusnya bekerja. Pendekatan Konsekuensi dari menganut desentralisasi pelaksanaan otonomi daerah telah merubah rLTx1Yc.